Analisis Yuridis Perbuatan Oper Kredit Dalam Perjanjian Pembiayaan (Studi Kasus Putusan Nomor 156/PDT.G/2015/PN Jakarta Utara

Renhad, Bonke (2016) Analisis Yuridis Perbuatan Oper Kredit Dalam Perjanjian Pembiayaan (Studi Kasus Putusan Nomor 156/PDT.G/2015/PN Jakarta Utara. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201210115096_Renhad Bonke_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
201210115096_Renhad Bonke_BAB I.pdf

Download (385kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201210115096_Renhad Bonke_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[img] Text (BAB V)
201210115096_Renhad Bonke_BAB V.pdf

Download (93kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201210115096_Renhad Bonke_Daftar Pustaka.pdf

Download (116kB)
[img] Text (Lampiran)
201210115096_Renhad Bonke_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Kata kunci : Oper Kredit, Perjanjian Pembiayaan Perjanjian pembiayaan konsumen, hanya dilakukan dengan Lembaga Pembiayaan selaku pemberi kredit dan debitur selaku penerima kredit. Pada umumnya dalam perjanjian pembiayaan konsumen perikatannya hanya berlaku terhadap Lembaga Pembiayaan dan debitur. Penelitian ini memiliki 2 (dua) tujuan penelitian yaitu pertama adalah untuk mengetahui bagaimana akibat hukum atas oper kredit kendaraan bermotor di bawah tangan, yang kedua untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum bagi penerima oper kredit kendaraan bermotor secara di bawah tangan. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian yuridis normatif. (kesimpulan) oper kredit kendaraan bermotor di bawah tangan yang belum lunas, tindakan debitur yang tidak memberitahukan kepada pihak Lembaga Pembiayaan debitur dapat dikatakan wanprestasi karena kendaraan bermotor tersebut merupakan objek jaminan hutang debitur kepada Lembaga Pembiayaan dan debitur lama tidak memenuhi kewajibannya, sehingga Lembaga Pembiayaan dapat menuntut debitur baru untuk memberikan ganti kerugian atau pembatalan atas oper kredit kendaraan di bawah tangan oleh debitur tersebut. Pengajuan gugatan ke pengadilan negeri atas oper kredit kendaraan bermotor secara di bawah tangan adalah upaya perlindungan hukum bagi penerima oper kredit dan Lembaga Pembiayaan selaku kreditur

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Dr. Ir. HM. Hanafi Darwis, SH, MM, Pembimbing II: Mulyadi, SH, MH
Subjects: Ilmu Sosial > Hukum
Ilmu Sosial > Hukum > Hukum (Umum)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ludfia
Date Deposited: 31 Jan 2019 04:07
Last Modified: 31 Jan 2019 04:07
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1009

Actions (login required)

View Item View Item