Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Institutional Repositories

Nurfadilah, Vivi Lillah (2014) Sintesis Metil Ester (Biodiesel) Dari Minyak Kacang Tanah (Arachis Hypogea L) Melalui Metode Transesterifikasi. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201010235030_Vivi Lillah Nurfadilah_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
201010235030_Vivi Lillah Nurfadilah_BAB I.pdf

Download (871kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201010235030_Vivi Lillah Nurfadilah_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB)
[img] Text (BAB V)
201010235030_Vivi Lillah Nurfadilah_BAB V.pdf

Download (443kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201010235030_Vivi Lillah Nurfadilah_Daftar Pustaka.pdf

Download (728kB)
[img] Text (Lampiran)
201010235030_Vivi Lillah Nurfadilah_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15MB)

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar altematif pengganti solar. Biodiesel hila dibandingkan dengan solar mempunyai beberapa kelebihan. Adapun kelebihannya adalah emisi gas huang yang ditimbulkan mempunyai kandungan hydrocarbon dan karbon monoksida yang lebih rendah. Telah dilakukan pembuatan biodiesel minyak kacang tanah (Hypogea Arachis) melalui proses transesterifikasi. Minyak kacang tanah diperoleh dengan cara diekstraksi dengan menggunakan soxhlet selama 4 jam dan hasil ekstraksi yang didapatkan sebesar 30% dari berat serbuk kacang, kemudian minyak kacang tanah sebelumnya di uji kadar FFA (free fatty acid) dengan cara titrasi diperoleh asam lemak bebas sebesar 1,2 %. Proses transesterifikasi dilakukan dengan mencari nilai yang opimum pada proses tersebut, campuran minyak kacang tanah dengan variasi persen metanol (25%, 50%, dan 75%), reaksi ini dibantu dengan penggunaan katalis KOH (1% dan 0,5%) berat minyak, proses ini berlangsung dengan variasi waktu (40 menit, 60 menit dan 80 menit) pada suhu 65°C. Setelah proses transesterifikasi telah selesai semua temyata kondisi yang optimum yaitu pada running 11, dengan menggunakan % metanol 50% dengan KOH 0,5% dan pada waktu 60 menit, yaitu dengan hasil rendemen metil ester sebesar 75% dan pada kondisi ini memiliki kadar FFA (Free Fatty Acid) yang sangat rendah sebesar 0,31%. Biodiesel (metil ester) yang telah jadi kemudian di uji dengan Gas Chromatography-Mass spektrofotometer (GC-MS) untuk mengetahui kandungan hasil reaksinya.Dari hasil analisis GC-MS diperoleh 6 metil ester yaitu metil palmitat(14, 78%), metil oleat(60,53%), metil stearat(6,00%),metil arakhidat(3,22%), metil behenat(7,21 %) dan metilligoserat (2,77%). Untuk memperkuat hasil penelitian dilakukan analisis FTIR dalam analisis ini kandungan yang terideteksi adalah metil palmitat , metil oleat, metil miristat, N-butil stearat, metil miristat, metillaurat, metil dekanoat. Kata kunci : Transesterifikasi, minyak kacang tanah, metil ester, GC-MS, FTIR

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Transesterifikasi, minyak kacang tanah, metil ester, GC-MS, FTIR
Subjects: Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Kimia
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Raden Ola Triana
Date Deposited: 04 Oct 2021 03:50
Last Modified: 04 Oct 2021 03:50
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/10648

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year