PENINGKATAN RESAPAN AIR HUJAN DAN REDUKSI SAMPAH ORGANIK DI WILAYAH PERMUKIMAN DENGAN PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI

Meilani, Sophia Shanti and Kartika, Wahyu and Navanti, Dovina (2020) PENINGKATAN RESAPAN AIR HUJAN DAN REDUKSI SAMPAH ORGANIK DI WILAYAH PERMUKIMAN DENGAN PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat (JSTPM), 01 (2). pp. 63-68. ISSN 2722-3957

[img] Text
Jurnal PKM Biopori.pdf

Download (394kB)

Abstract

Abstract Puddles during rainy season and domestic waste have become problems in many cities. Another recurring problem is decreasing water source during dry season because rain water hardly infiltrated into the soil. Green open spaces have been converted into building resulting in the decrease of rain water infiltration. Due to decreasing water infiltration area, rain water mostly becomes water run off instead of infiltrated water. Domestic waste management is also another concern in the city. Domestic waste can cause many problems to the environment and health if it is not managed properly. Mutiara Gading Timur housing complex is one of the areas in Bekasi city which only has limited green open space. Most of the area has been transformed into house or street. Biopori infiltration hole can be an alternative to reduce water run-off and reduce biodegradable waste. It is made vertically into the soil by digging a hole of 10 – 25 cm in diameter dan 100 cm depth. Organic waste is placed on the top of biopori infiltration hole. It will decompose and turn into compost which will improve organisms activity in the soil and create pores to infiltrate water. Keywords : biopori, water infiltration, waste reduction Abstrak Genangan air di musim hujan dan tumpukan sampah telah menjadi masalah bagi banyak kota. Masalah lain yang sering dialami adalah kekeringan di musim kemarau yang diakibatkan sedikitnya air hujan yang mengisi kembali rongga tanah. Semakin banyaknya lahan hijau yang berubah fungsi menjadi bangunan menyebabkan berkurangnya daerah resapan air. Dengan berkurangnya daerah resapan air, hujan yang turun tidak meresap kembali ke dalam tanah melainkan mengalir di permukaan.Hal lain yang harus menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah domestik. Apabila tidak dikelola dengan baik, sampah domestik menimbulkan masalah bagi lingkungan dan kesehatan. Perumahan Mutiara Gading Timur merupakan salah satu tempat di kota Bekasi yang hanya memiliki sedikit daerah resapan air karena sebagian besar lahan telah dipergunakan sebagai rumah atau jalan.Pembuatan lubang resapan biopori dapat menjadi alternatif untuk mengurangi volume air permukaan, meningkatkan tingkat resapan air hujan ke dalam tanah, dan mereduksi sampah organik yang mudah terurai. Lubang resapan biopori dibuat vertikal ke dalam tanah, dengan diameter 10 – 25 cm dan kedalaman sekitar 100 cm. Di bagian atas lubang diisi dengan sampah organik yang kemudian akan terurai menjadi kompos.Adanya kompos di bagian atas lubang biopori akan meningkatkan aktivitas organisme dalam tanah yang membentuk rongga-rongga untuk meresapkan air ke dalam tanah. Kata kunci : biopori, resapan air, reduksi sampah

Item Type: Article
Subjects: Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
KODE PRODI: KODEPRODI25201#Teknik Lingkungan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Meilani, Sophia Shanti03140579
Kartika, Wahyu0321048804
Navanti, Dovina0327037601
Depositing User: Wahyu Kartika
Date Deposited: 10 Feb 2022 09:05
Last Modified: 10 Feb 2022 09:05
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/11144

Actions (login required)

View Item View Item