Perkara Nebis In Idem Yang Di Perkarakan Kembali Dengan Putusan Yang Lebih Tingi (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 578 K/PID/2016)

Bayu, Suworo Putro (2018) Perkara Nebis In Idem Yang Di Perkarakan Kembali Dengan Putusan Yang Lebih Tingi (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 578 K/PID/2016). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201410115038_Bayu Suworo Putro_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (896kB)
[img] Text (BAB I)
201410115038_Bayu Suworo Putro_BAB I.pdf

Download (441kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201410115038_Bayu Suworo Putro_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (721kB)
[img] Text (BAB V)
201410115038_Bayu Suworo Putro_BAB V.pdf

Download (88kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201410115038_Bayu Suworo Putro_Daftar Pustaka.pdf

Download (89kB)
[img] Text (Lampiran)
201410115038_Bayu Suworo Putro_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (729kB)

Abstract

Penerapan asas nebis in idem dalam gugatan perkara pidana di pengadilan. Asas nebis in idem dalam gugatan perkara pidaana di pengadilan diterapkan dalam perkara terdahulu yang telah diputus oleh hakim dan mempunyai kekuatan hukum tetap, kemuduan diajukan kembali untuk kedua kalinya dengan subyek hukum, obyek sengketa, dan pokok perkara yang sama. Perkara yang dinyatakan nebis in idem tidak dapat diajukan kembali untuk kedua kalinya ke pengadilan kecuali terdapat perbedaan mengenai subyek gugatan, obyek perkara, dan pokok perkara. Interprestasi hakim terhadap perkara pidana yang dapat dikenai asas nebis in idem, terjadi pada perkara yang telah mempunyai hukum tetap sehingga sudah tidak dapat dilakukan upaya hukum apapun kecuali upaya peninjauan kembali. Kriteria yang harus dipenuhi agar suatu perkara dapat dikenai asas nebis in idem yaitu subyek gugatan, obyek perkara,dan pokok perkara pada perkara yang pernah diputus sebelumnya. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dan memahami dasar pertimbangan Majelis Hakim dalam pertimbangan hukumnya pada Putusan Nomor 578 K/PID/2016, sehingga perkara tersebut dinilai berkaitan dengan asas nebis in idem. Penelitian ini mengangkat permasalahan penerapan dan pertimbangan hakim dalam menilai perkara nebis in idem. Metode penelitian yang digunakan yuridis normatif, metode penelitian ini dapat digunakan bagi penelitian teks peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Kata Kunci : Penerapan Hukum, Asas Nebis In Idem, Hukum Pidana

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Dr. Abdul Rahman SP,.THT.,M.Kes.,KL.,SH., Pembimbing II: Zulkifli Ismail SH.,MH
Subjects: Ilmu Sosial > Hukum
Ilmu Sosial > Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ludfia
Date Deposited: 04 Mar 2019 04:46
Last Modified: 04 Mar 2019 04:46
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1220

Actions (login required)

View Item View Item