Kepastian Hukum Akta Pengikatan Jual Beli Dalam Transaksi Jual Beli (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 147K /Pdt/2017)

Rinda, Madya Arumdani (2018) Kepastian Hukum Akta Pengikatan Jual Beli Dalam Transaksi Jual Beli (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 147K /Pdt/2017). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201410115176_Rinda Madya Arumdani_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
201410115176_Rinda Madya Arumdani_BAB I.pdf

Download (617kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201410115176_Rinda Madya Arumdani_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (602kB)
[img] Text (BAB V)
201410115176_Rinda Madya Arumdani_BAB V.pdf

Download (246kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201410115176_Rinda Madya Arumdani_Daftar Pustaka.pdf

Download (187kB)
[img] Text (Lampiran)
201410115176_Rinda Madya Arumdani_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Pada dasarnya prinsip kepastian hukum lebih menekankan pada penegakan hukum yang berdasarkan kepada pembuktian secara formil, artinya suatu pelanggaran yang disebabkan oleh perbuatan hanya dapat dikatakan melanggar jika berlaku aturan tertulis tertentu. Sebaliknya menurut prinsip keadilan, perbuatan yang tidak wajar, tercela, melanggar kepatutan dan sebagainya dapat dianggap sebagai pelanggaran demi tegaknya keadilan, meskipun ditinjau secara formal tidak ada aturan tertulis/peraturan perundang-undangan yang melarangnya. Pada kasus yang penulis teliti ini bahwa selain dari masalah apakah Perjanjian Pengikatan Jual Beli dapat menjadi bukti peralihan hak atau tidak penulis juga meneliti bahwa ternyata objek sengketa SHM No. 154/Desa Miga ini merupakan tanah warisan, karena tanah ini merupakan tanah milik orangtuanya yang dibeli oleh Tergugat, hal ini diperkuat oleh Mahkamah Agung dalam Putusannya yaitu bahwa tanah objek sengketa merupakan tanah warisan, maka haruslah tanah sengketa itu dibagi menjadi tiga bagian sama rata kepada masing-masing ahli waris, bahkan Makhamah Agung juga memutuskan bahwa segala peralihan hak yang terjadi atas objek sengketa itu adalah cacat hukum dan tidak berlaku selain dari tanah warisan. Penelitian ini bertujuan memberikan sumbangsih bahan kajian tentang sengketa kepemilikan tanah dalam Perjanjian Jual Beli. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hukum normatif dengan menelaah semua undang-undang dan peraturan terkait isu hukum yang diteliti. Kata Kunci : Kepastian Hukum, Akta Pengikatan Jual Beli, Sengketa Tanah Warisan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Panti Rahayu,SH.,MH.,M.Kn., Pembimbing II: Heru Siswanto,SH.,M.Kn
Subjects: Ilmu Sosial > Hukum
Ilmu Sosial > Hukum > Hukum (Umum)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ludfia
Date Deposited: 12 Mar 2019 05:46
Last Modified: 12 Mar 2019 05:46
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1353

Actions (login required)

View Item View Item