Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Institutional Repositories

Hertasning, Heri (2001) Kedudukan Fatwa Waris Dari Pengadilan Agama Dalam Jual-Beli Hak atas Tanah Warisan Menurut Hukum Islam. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text
9501043_HERI HERTASNING_HUKUM.pdf
Restricted to Registered users only

Download (52MB)

Abstract

Fatwa waris/akta pertolongan pembagian harta peninggalan merupakan suatu ketetapan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama berdasarkan permintaan dari para ahli waris yang beragama Islam dan menundukan dirinya pada hukum waris Islam. Ketetapan ini berisikan suatu tentang siapa saja ahli waris yang berhak atas harta warisan yang ditinggalkan oleh pewaris penggunaannya dikalangan masyarakat belumlah begitu populer. Padahal fatwa waris ini dapat dijadikan oleh para ahli waris sebagai bukti keberhakan untuk mengalihkan hak atas tanah yang diwariskan oleh pewaris kepada ahli waris. Pada saat ini kegunaan dan manfaat fatwa waris/Akta pertolongan pembagian harta peninggalan belum banyak diketahui masyarakat luas. lni mungkin dikarenakan belum banyak diketahuinya bahwa pembuatan fatwa waris sangat murah dan mudah. Hanya dengan membuat surat permohonan yang dibuat oleh para ahli waris dan kemudian surat permohonan tersebut dapat diajukan kepada Pengadilan Agama. Kemudian dengan disertai beberapa orang saksi surat permohonan tersebut diproses oleh lembaga tersebut dan selambat-lambatnya dalam waktu dua minggu setelah proses tersebut ketetapan tentang fatwa waris tersebut telah dapat diterima oleh para ahli waris yang mengajuan permohonan tersebut. Selain itu dengan adanya fatwa waris juga mencegah terjadinya perselisihan antara ahli waris itu sendiri terhadap siapa yang paling berhak atas harta warisan tersebut dan mencegah pihak luar untuk turut campur dalam pembagian harta warisan tersebut karena dalam fatwa waris tersebut disebutkan dengan jelas siapa saja yang berhak mewaris terhadap harta warisan tersebut. Dan jika hak atas tanah tersebut akan diperjualbelikan maka dengan adanya fatwa waris tersebut jualbeli hak atas tanah tersebut akan lebih mudah karena tanpa adanya fatwa waris tersebut notaris tidak akan membuat akta jual beli hak atas tanah tersebut sebelum adanya fatwa waris atas hak atas tanah yang akan diperjual-belikan tersebut. Dengan disertakan persetujuan dari para ahli waris yang tercantum dalam fatwa waris tersebut yang menyatakan persetujuannya bahwa mereka mengetahui dan menyetujui penjualan hak atas tanah tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu sumbangan bagi masyarakat terutama dalam pemberdayaan fatwa waris/akta pertolongan pembagian harta peninggalan dan dapat menjadi masukan bagi mahasiswa program studi llmu Hukum Fakultas hukum Unversitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Pembimbing I: Moh. Faal, SH., MH.; Pembimbing II: Silvia Nurlaila, S.Pd., MM
Subjects: Ilmu Sosial > Hukum > Hukum Islam
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Admin Administrator Administrator
Date Deposited: 19 Feb 2025 14:45
Last Modified: 19 Feb 2025 14:45
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/33275

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year