Rahawarin, Paskalis (2001) Perlindungan Hak Anak Dalam Proses Penyidikan Tindak Pidana (Studi Kasus di Wilayah Polres Metro Jakarta Pusat). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.
![]() |
Text
9601034_PASKALIS RAHAWARIN_HUKUM.pdf Restricted to Registered users only Download (61MB) |
Abstract
Negara Indonesia sangat menjunjung tinggi supremasi hukum dan Hak Azasi Manusia terbukti dengan telah dibuat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang Peradilan Anak dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia. Sehingga konsekuensinya setiap tindakan yang dilakukan oleh aparat pemerintah khususnya Penyidik Polri terhadap anak-anak yang terlibat dalam perkara pidana, diharapkan tidak menyimpang dari ketentuan yang sudah digariskan dalam Perundang-undangan tersebut. Didalam prakteknya saat ini kondisi tersebut belum terlaksana secara optimal mengingat masih adanya permasalahan pokok yang menjadi kendala dalam pelaksanaan penyidikan terhadap anak, yaitu penyidik belum menguasai perundang-undangan yang mengatur tentang penyidikan anak. Hal tersebut yang menarik perhatian penulis untuk melakukan penelitian agar hasil penelitian tersebut dapat mengungkap tentang kegiatan dan tindakan penyidik selama melaksanakan proses penyidikan tersebut. Tempat penelitian dilaksanakan di satuan Reserse Polres Metro Jakarta Pusat. Pemilihan sampel ditunjuk dari penyidik yang pernah melakukan penyidikan terhadap anak dan supaya sampel dapat mewakili populasi, maka penunjukkan sampel tersebut berdasarkan pada teori yang dikemukakan oleh GAY yaitu minimal 20% dari jumlah populasi kecil dimana jumlah anggota Serse Polres Jakarta Pusat yang dijadikan sampel dari 71 (tujuh satu) orang terpilih 14 (empat belas) orang sebagai sampel. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan melalui kegiatan pengamatan dan wawancara, untuk memperoleh fakta yang aktual mengenai kondisi kemampuan penguasaan materi perundang-undangan tentang anak maupun tersedianya piranti lunak dan piranti keras sebagai sarana yang mendukung proses penyidikan. Dari Fakta tersebut dijadikan data konkret dan dianalisa secara kualitatif. Dari hasil penelitian ini merupakan suatu pembahasan yang berdasarkan pada kerangka teori hukum normatif berupa Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997 tentang peradilan anak dan Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak azasi Manusia serta faktor -faktor dalam penegakkan hukum oleh Soerjono Soekanto, sehingga pembahasan yang disampaikan tidak jauh menyimpang dari konsef hukum dan teori yang ada. Dari gambaran tentang pelaksanaan proses penyidikan terhadap anak di satuan serse Polres Metro Jakarta Pusat diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan ataupun acuan, dalam rangka peningkatan dan perbaikan kualitas penyidikan di Polres Jakarta Pusat khususnya dan Polri pada umumnya.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Additional Information: | Pembimbing I: I Ketut Meden, SH.; Pembimbing II: Ali Djauhari, SH |
Subjects: | Ilmu Sosial > Hukum Ilmu Sosial > Hukum > Hukum Pidana |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Admin Administrator Administrator |
Date Deposited: | 24 Feb 2025 02:27 |
Last Modified: | 24 Feb 2025 02:27 |
URI: | http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/33350 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year