Wulandari, Kantiasih (2001) Kedudukan Hukum Perkawinan Campuran Antar Agama Dalam Kerangka Hukum Nasional (Suatu Bentuk Penyimpangan dari Undang-undang No. 1 Tahun 1974). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.
![]() |
Text
9801169_KANTIASIH WULANDARI_HUKUM.pdf Restricted to Registered users only Download (47MB) |
Abstract
Pada dasarnya Perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita yang bertujuan untuk membentuk suatu rumah tangga yang kekal dan abadi berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun tidak seorangpun yang dapat mengetahui bahwa pasangan hidupnya nanti akan memiliki keyakinan yang sejalan dengan dirinya, hal ini diperkuat dengan adanya beberapa agama yang tumbuh dan berkembang didalam masyarakat. Dengan adanya beberapa agama tersebut, maka ada kemungkinan terjadi perkawinan yang dilakukan antara orang-orang yang berbeda keyakinan. Didalam undang - undang perkawinan itu sendiri Undang - Undang No. 1/74 tidak secara tegas melarang dilangsungkannya perkawinan antar agama, hal ini diperkuat dengan tidak adanya pasal - pasal dalam undang-undang tersebut yang mengatur mengenai Perkawinan Antar Agama, sedangkan di masyarakat dalam kenyataannya Perkawinan Antar Agama masih sering terjadi, bahkan dikuatkan oleh putusan I penetapan pengadilan, sehingga Perkawinan Antar Agama yang dilakukan tersebut adalah sah dimata hukum.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Additional Information: | Pembimbing I: Singgih Rahadi, SH., MM.; Pembimbing II: Ika Dewi Sartika Saimima Wardhana, SH |
Subjects: | Ilmu Sosial > Hukum |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Admin Administrator Administrator |
Date Deposited: | 06 Mar 2025 06:31 |
Last Modified: | 06 Mar 2025 06:31 |
URI: | http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/33534 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year