Memaksimalkan “Raos hidup” Manusia dalam Menghadapi Pandemi Corona

Abdillah, Rijal (2020) Memaksimalkan “Raos hidup” Manusia dalam Menghadapi Pandemi Corona. [Teaching Resource] (Submitted)

[img] Spreadsheet (ABSENSI KUALITATIF)
4B Kualitatif - ABSENSI.PDF

Download (11kB)
[img] Spreadsheet (ABSENSI PSI POSITIF HUMANISTIK)
8A1 Positif - ABSENSI.PDF

Download (5kB)
[img] Spreadsheet (ABSENSI PSI POSITIF HUMANISTIK)
8B Positif - ABSENSI.PDF

Download (11kB)
[img] Spreadsheet (ABSENSI PSI POSITIF HUMANISTIK)
8C Positif - ABSENSI.PDF

Download (5kB)
[img] Spreadsheet (DAFTAR NILAI KUALITATIF)
DAFTAR_NILAI 4B.PDF

Download (10kB)
[img] Spreadsheet (DAFTAR NILAI PSI POSITIF HUMANISTIK)
DAFTAR_NILAI 8A1.PDF

Download (5kB)
[img] Spreadsheet (DAFTAR NILAI PSI POSITIF HUMANISTIK)
DAFTAR_NILAI 8B.PDF

Download (10kB)
[img] Spreadsheet (DAFTAR NILAI PSI POSITIF HUMANISTIK)
DAFTAR_NILAI 8C.PDF

Download (4kB)
[img] Spreadsheet (SILABUS KUALITATIF)
4B Kualitatif Silabus.xls

Download (4kB)
[img] Spreadsheet (SILABUS PSI POSITIF HUMANISTIK)
8A1 Positif Silabus.xls

Download (4kB)
[img] Spreadsheet (SILABUS PSI POSITIF HUMANISTIK)
8B Positif Silabus.xls

Download (4kB)
[img] Spreadsheet (SILABUS PSI POSITIF HUMANISTIK)
8C Positif Silabus.xls

Download (4kB)

Abstract

Makhluk hidup memiliki raos hidup, yaitu rasa yang mendorong manusia untuk bergerak. Gerak tersebut mempunyai maksud untuk kelangsungan hidup, maka rasa hidup menolak kematian. Rasa hidup sejatinya ada pada tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia. Demikianlah hidup mempunyai tujuan dan kebutuhan (Jatman, 2011) Raos hidup merupakan bentuk subyektif dari kehendak hidup. Tindakan manusia didorong dan dimotivasi oleh rasa hidup yang ia rasakan. Misalnya, manusia mencari makan dan minum karena terdorong oleh rasa lapar dan haus, tidur terdorong karena adanya rasa mengantuk, dan melarikan diri dari bahaya terdorong karena rasa takut (Wijaya, 2015). Dalam konteks pandemi corona, manusia harus mencari tempat yang aman karena bahaya virus tersebut, misalnya mengikuti instruksi dari pemerintah dengan melakukan social distancing selama 14 hari (mengurangi mobilitas sosial dengan orang lain, jika bertemu dengan orang lain hindari bersalaman (lakukan salam jenis lainnya), dan menjalankan aktifitas pekerjaan melalui komunikasi jarak jauh atau online (daring). Mungkin akan terasa membosankan ketika kita menerapkan pola hidup tersebut. Namun, itulah raos hidup yang harus kita terapkan dengan sebaik-baiknya dalam menghadapi wabah corona. Karena raos hidup menurut Ki Ageng Suryomentaram (dalam Kushendrawati, 2012) merupakan salah satu “raos” (rasa/feeling/affection) yang dimiliki manusia sebagai hakikat kemanusiaannya. Mencari rasa aman karena pandemi corona merupakan bagian dari raos hidup manusia yang harus kita hargai, artinya seluruh daya-upaya manusia agar hidup tetap berlangsung, dan melanjutkan kelangsungan jenisnya.

Item Type: Teaching Resource
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
KODE PRODI: 73201#Psikologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Abdillah, Rijal0320048501
Depositing User: Rijal Abdillah
Date Deposited: 28 Aug 2020 01:31
Last Modified: 03 Mar 2021 01:35
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/4476

Actions (login required)

View Item View Item