Perlakuan Akuntansi dan Kepatuhan Penyetoran Pajak Pertambahan Nilai di Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik (KOPEL)

Yuliana, Melviani (2017) Perlakuan Akuntansi dan Kepatuhan Penyetoran Pajak Pertambahan Nilai di Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik (KOPEL). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img]
Preview
Text (Cover-Daftar Isi)
201310315046_Yuliana Melviani_Cover-Daftar isi.pdf

Download (845kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
201310315046_Yuliana Melviani_Bab I.pdf

Download (383kB) | Preview
[img] Text (BAB II, III, IV)
201310315046_Yuliana Melviani_Bab II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (793kB)
[img]
Preview
Text (BAB V)
201310315046_Yuliana Melviani_Bab V.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
201310315046_Yuliana Melviani_Daftar Pustaka.pdf

Download (226kB) | Preview
[img] Text (Lampiran)
201310315046_Yuliana Melviani_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi dan kepatuhan penyetoran Pajak Pertambahan Nilai atas kegiatan penyerahan dan perolehan Barang Kena Pajak dan Jasa Kena Pajak di Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik (KOPEL). Metode analisis menggunakan deskriptif kualitatif, mengenai transaksi penjualan dan pembelian serta SPT Masa PPN disetiap bulannya. Hasil penelitian bahwa Koperasi Pegawai Badan Urusan logistik (KOPEL) melaksanakan pencatatan Akuntansi Pajak Pertambahan Nilai pada tahun 2015 telah berpedoman dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. Artinya yaitu, pencatatan yang melekat pada setiap transaksi yang berkaitan dengan Pajak Pertambahan Nilai diharapkan tidak akan ada kesalahan dalam pengakuannya, untuk perhitungan atas Pajak Pertambahan Nilai menggunakan tarif 10% (sepuluh persen) serta menggunakan sistem perhitungan (Pajak Keluaran – Pajak Masukan) untuk menentukan PPN terutang, dalam hal kepatuhan penyetorkan PPN Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik mengalami PPN lebih bayar sehingga setiap bulannya dikompensasikan ke masa pajak berikutnya dan melaporkannya ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tebet paling lambat akhir bulan berikutnya setelah PPN terutang hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 42 tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai. Kata Kunci: Akuntansi Pajak, Pajak Pertambahan Nilai, Kepatuhan Pajak, Perhitungan, Pencatatan, Penyetoran, Pelaporan, SPT Masa PPN.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Tutiek Yoganingsih, S.E., M.Si., Pembimbing II: Cahyadi Husadha, S.E., M.M.
Subjects: Ilmu Sosial > Ekonomi > Akuntansi
Ilmu Sosial > Ekonomi > Perpajakan
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Rifal Mahalli
Date Deposited: 26 Mar 2018 01:25
Last Modified: 26 Mar 2018 01:25
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/849

Actions (login required)

View Item View Item