Tindak Pidana Kejahatan Memperkerjakan Anak di Bawah Umur di Wilayah Hukum Kepolisian Resort Tangerang Kota (Studi Kasus Putusan Nomor 2301/PID.SUS/2013/PN.TNG)

Iin, Hartiningsih Warsito (2016) Tindak Pidana Kejahatan Memperkerjakan Anak di Bawah Umur di Wilayah Hukum Kepolisian Resort Tangerang Kota (Studi Kasus Putusan Nomor 2301/PID.SUS/2013/PN.TNG). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201110115153_Iin Hartiningsih W_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
201110115153_Iin Hartiningsih W_BAB I.pdf

Download (684kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201110115153_Iin Hartiningsih W_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (510kB)
[img] Text (BAB V)
201110115153_Iin Hartiningsih W_BAB V.pdf

Download (139kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201110115153_Iin Hartiningsih W_Daftar Pustaka.pdf

Download (200kB)
[img] Text (Lampiran)
201110115153_Iin Hartiningsih W_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Tindak Kekerasan terhadap pekerja merupakan fenomena global, pekerjaan dibidang non formal yang sering mendapatkan kekerasan. Sebenarnya di Indonesia ini sudah ada Undang-Undang yang mengatur tentang ketenagakerjaan serta Undang-Undang Perlindungan Anak. Tetapi dari tahun ketahun kekerasan yang dialami para pekerja dan pekerja anak semakin meningkat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah hak-hak para pekerja korban kekerasan sudah terpenuhi dalam Putusan Nomor 2301/PID.SUS/2013/PN.TNG, serta untuk mengetahui apakah putusan pengadilan sudah menunjukkan keadilan bagi pihak korban. Dalam melakukan penelitian penulis menggunakan metode normative dan mengacu pada Undang-Undang yang ada, Konvensi ILO tentang pekerja anak serta putusan pengadilan Tangerang. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa, para pekerja korban kekerasan yang dilakukan oleh majikannya belum sepenuhnya mendapatkan perlindungan hukum, terlihat dari tidak adanya kepastian pemberian Restitusi atau uang ganti rugi dari pihak terdakwa, serta para korban tidak mendapatkan pekerjaan baru untuk menggantikan pekerjaan yang lama, sehingga para korban telah kehilangan pekerjaan serta kerugian mengalami penderitaan fisik dan mental, akibat dari kekerasan yang dialami. Para pekerja korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh terdakwa Yuki irawan belum sepenuhnya mendapatkan hak-hak perlindungan hukum bagi korban yang sesuai dengan Undang-Undang hak tersebut belum sepenuhnya terpenuhi, serta penjatuhan hukums elama 11 (Sebelas) tahun penjara sudah memenuhi aspect indak kejahtan, hanya saja para korban masih mempertanyakan restitusi yang akan mereka dapatkan,untuk memenuhi rasa keadilan bagi korban serta untuk menggatikan kerugian yang telah dialami oleh para pekerja korban kekerasan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Dr. Al Fitra., SH., MH, Pembimbing II: Siswo Prasetyo., SH., M
Subjects: Ilmu Sosial > Hukum
Ilmu Sosial > Hukum > Hukum (Umum)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ludfia
Date Deposited: 31 Jan 2019 04:05
Last Modified: 31 Jan 2019 04:05
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/979

Actions (login required)

View Item View Item