Penerapan Hukum Bagi Pengendara dibawah Umur Sebagai Pelaku Pelanggar Lalu Lintas ( Putusan Nomor : 146/ Pid.B/ 2014/ PN.Bks )

Ekky, Dwi Ayu Putriani (2016) Penerapan Hukum Bagi Pengendara dibawah Umur Sebagai Pelaku Pelanggar Lalu Lintas ( Putusan Nomor : 146/ Pid.B/ 2014/ PN.Bks ). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201210115048_Ekky Dwi Ayu Putriani_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
201210115048_Ekky Dwi Ayu Putriani_BAB I.pdf

Download (681kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201210115048_Ekky Dwi Ayu Putriani_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
201210115048_Ekky Dwi Ayu Putriani_BAB V.pdf

Download (312kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201210115048_Ekky Dwi Ayu Putriani_Daftar Pustaka.pdf

Download (534kB)
[img] Text (Lampiran)
201210115048_Ekky Dwi Ayu Putriani_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Kata Kunci : Penerapan, Pengendara dibawah umur, Pelanggaran Lalu Lintas. Perkembangan tekhnologi saat ini kian pesat, salah satunya di bidang transportasi khususnya kendaraan bermotor. Perkembangan yang pesat itu seharusnya diimbangi dengan sarana lalu lintas jalan raya. Hal ini dengan tujuan untuk mengatasi jumlah kendaraan yang kian hari kian meningkat. Semakin meningkat kendaraan di jalan raya sering menimbulkan pelanggaran lalu lintas. Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan kaidah-kaidah hukum yg tepat untuk mengatasinya. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Penerapan Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan dalam upaya mengurangi pelanggaran yang terjadi, untuk meneliti hal tersebut penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif dan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan dengan mengacu kepada aturan hukum berlaku serta penerapan yang dilakukan para penegak hukum. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan hukum Undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan masih lemah terutama kelemahan kepada aparat penegak hukumnya dan sanksi yang diberikanya, Faktanya aparat penegak hukum belum dengan tegas dalam memberikan sanksi, dan dalam data yang didapat dari polres masih banyak saja pelanggar yang terjadi dan pelanggar hanya diberikan sanksi berupa penarikan kendaraan dan pemberitahuan kepada orang tua dan jika melanggar dikemudian hari hanya dikenakan sanksi ditahanya kendaraan selama 1 bulan.(Kesimpulan) Penjatuhan sanksi Pelanggaran tersebut terlalu ringan dan kurang memenuhi rasa yang membuat jera, sehingga pelanggaran terus bertambah harus ada penambahan sanksi untuk pengendara dibawah umur agar tidak melakukan pelanggaran Lalu Lintas kembali.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Istiqomah,SH.,MH, Pembimbing II: Hesti Widyaningrum SH.,MH
Subjects: Ilmu Sosial > Hukum
Ilmu Sosial > Hukum > Hukum (Umum)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ludfia
Date Deposited: 31 Jan 2019 04:07
Last Modified: 31 Jan 2019 04:07
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1000

Actions (login required)

View Item View Item