Analisis Yuridis Putusan Hakim Dalam Kasus Tindak Pidana Pembunuhan Dan Penyertaan (Putusan Mahkamah Agung Nomor 966 K/Pid/2014)

Delpita, Susanti (2016) Analisis Yuridis Putusan Hakim Dalam Kasus Tindak Pidana Pembunuhan Dan Penyertaan (Putusan Mahkamah Agung Nomor 966 K/Pid/2014). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201210115066_Delpita Susanti_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
201210115066_Delpita Susanti_BAB I.pdf

Download (564kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201210115066_Delpita Susanti_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (945kB)
[img] Text (BAB V)
201210115066_Delpita Susanti_BAB V.pdf

Download (222kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201210115066_Delpita Susanti_Daftar Pustaka.pdf

Download (182kB)
[img] Text (Lampiran)
201210115066_Delpita Susanti_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (885kB)

Abstract

Kata Kunci :Pembunuhan, Penyertaan Persoalan Pembunuhan Penyertaan banyak sekali terjadi di berbagai wilayah atau daerah manapun.Pada hakekatnya hal ini merupakan suatu pelanggaran dari Hak Asasi Manusia, yang mana salah satu unsurnya yaitu melanggar Hak untuk hidup.Hal ini merupakan suatu perbuatan yang dapat mengganggu keseimbangan hidup, keamanan serta keresahan yang dialami oleh masyarakat serta pihak-pihak yang merasa dirugikan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa Penerapan Pasal yang dijatuhkan oleh Hakim tidak dilihat dari modus pelaku sebelum melakukan pembunuhan tersebut bahwa di dalamnya terdapat unsure perencanaan atau rangkaian peencanaan yang lebih dahulu dilakukan oleh pelaku.Tetapi dalam pertimbangan putusan hakim dalam memutuskan perkara bagi pelaku pembunuhan dan penyertaan ini sudah tepat dalam menjatukan hukuman dalam tiap-tiap tingkatan peradilan. Kesimpulan: Penerapan hokum pidana oleh hakim belum tepat. Hakim menggunakan dakwaan subsidair yaitu dengan menggunakan Pasal 338 ayat (1) jo Pasal 55 KUHP. Hakim tidak menjerat terdakwa Pasal 340 KUHP, yang menurut penulis tindak pidana yang dilakukan terdakwa terdapat unsur “berencana”. Pertimbangan putusan hakim dalam menjatuhkan pidana bagi pelaku tindak pidana pembunuhan yang disertai dengan penyertaan menurut penulis sudah tepat, karena perbedaan penjatuhan hukuman dalam tiap-tiap peradilan baik itu dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung wajar dilakukan oleh hakim sebagai upaya hukum banding maupun kasasi. Hakim telah mempertimbangkan pertimbangan yuridis yang sama dari tiap tingkat peradilan, baik itu yang terdiri dari dakwaan penuntut umum, keterangan terdakwa, keterangan saksi, barang bukti serta pasal-pasal hokum pidana yang merupakan hal yang wajar dilakukan hakim dalam suatu memutuskan perkara di pengadilan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Dr. Al Fitra, SH., MH., Pembimbing II: Elfirda Ade Putri, SH., MH
Subjects: Ilmu Sosial > Hukum
Ilmu Sosial > Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ludfia
Date Deposited: 31 Jan 2019 04:07
Last Modified: 31 Jan 2019 04:07
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1003

Actions (login required)

View Item View Item