Analisis Penyebab Defect Pada Tire Sport MP 76 90/80-14 Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Studi Kasus Di PT Suryaraya Rubberindo Industries

Rizal, Rizmansah (2017) Analisis Penyebab Defect Pada Tire Sport MP 76 90/80-14 Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Studi Kasus Di PT Suryaraya Rubberindo Industries. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201310215205_Rizal Rismansah_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
201310215205_Rizal Rismansah_BAB I.pdf

Download (725kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201310215205_Rizal Rismansah_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
201310215205_Rizal Rismansah_BAB V.pdf

Download (208kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201310215205_Rizal Rismansah_Daftar Pustaka.pdf

Download (206kB)
[img] Text (Lampiran)
201310215205_Rizal Rismansah_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

PT. Suryaraya Rubberindo Industries merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, khusunya sebagai produsen pembuatan ban untuk sepeda motor. Salah satu permasalahan yang ada pada perusahaan ini adalah terdapat jenis cacat pada ban tipe sport MP 76 90/80-14 yang berdampak pada menurunnya kualitas. Ditemukannya cacat pada proses produksi akan mengakibatkan terganggunya laju alur proses produksi selanjutnya. Kegagalan produk yang sering muncul pada ban tipe sport MP 76 90/80-14 adalah cacat blister side, cacat piched bead, cacat side bare dan cacat blister bead. Dengan presentasi cacat sebesar 82.74% untuk cacat blister side, 8,27% untuk pinched bead, 5.44% untuk side bare dan 3.55% untuk cacat blister bead dari total produksi bulan Oktober 2016 sampai Maret 2017. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) merupakan metode yang menjadi pilihan untuk mengurangi kegagalan pada produk tersebut yaitu dengan menitikberatkan penanggulangan dengan faktor-faktor yang memiliki potensi menyebabkan terjadinya kegagalan pada produk. Dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diharapkan nantinya akan meningkatkan nilai kualitas dan mengurangi cacat dari departemen produksi tersebut. Kata kunci : Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Risk Priority Number (RPN), dan fault tree analysis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Roberta Heni Anggit, ST., MT, Pembimbing II: Sumanto, ST., MT
Subjects: Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Industri
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Raden Ola Triana
Date Deposited: 12 Mar 2019 06:30
Last Modified: 12 Mar 2019 06:30
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1570

Actions (login required)

View Item View Item