Pemaknaan Tradisi Mandi Balimau di Komunitas Ikatan Keluarga Minang Bekasi dan Sekitarnya (Studi Fenomenologi Pemaknaan Tradisi Mandi Balimau oleh Anggota IKMBS).

Soraya, Permanika (2018) Pemaknaan Tradisi Mandi Balimau di Komunitas Ikatan Keluarga Minang Bekasi dan Sekitarnya (Studi Fenomenologi Pemaknaan Tradisi Mandi Balimau oleh Anggota IKMBS). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201410415187_Soraya Permanika_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (28MB)
[img] Text (BAB I)
201410415187_Soraya Permanika_BAB I.pdf

Download (402kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201410415187_Soraya Permanika_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (544kB)
[img] Text (BAB V)
201410415187_Soraya Permanika_BAB V.pdf

Download (124kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201410415187_Soraya Permanika_Daftar Pustaka.pdf

Download (275kB)
[img] Text (Lampiran)
201410415187_Soraya Permanika_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (57MB)

Abstract

Tradisi Mandi Balimau adalah tradisi yang berasal dari Kota Padang, Sumatra Barat. Tradisi Mandi Balimau merupakan tradisi mandi bersama-sama di sungai menggunakan rempah-rempah seperti jeruk limau, akar pinang dan sebagainya. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Minang sehari sebelum datangnya bulan ramadhan. Tradisi mandi balimau dilaksanakan dalam rangka untuk menyambut datangnya bulan ramadhan dan juga sebagai ajang untuk bersilaturahim dan bermaaf-maafan. Selain itu tujuan dari pelaksanaan tradisi ini untuk mensucikan dan membersihkan diri sebelum memulai ibadah puasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologi dan analisa data dalam penelitian ini menggunakan model interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis yaitu dengan wawancara terstruktur. Informasi yang diperoleh berdasarkan wawancara dari anggota-anggota IKMBS yang menjadi narasumber. Kemudian penulis pun mengkaitkan dengan berbagai referensi buku-buku sebagai acuan. Hasil penelitian tersebut, penulis mengetahui bagaimana anggota-anggota IKMBS memaknai tradisi mandi balimau dengan cara melihat proses dan tata cara mandi balimau, tujuan dilaksanakannya tradisi mandi balimau dan apa motif melaksanakan tradisi mandi balimau. Sehingga memunculkan bahwa makna tradisi mandi balimau yaitu tradisi kebiasaan yang dapat menghiburkan diri dan menimbulkan kesenangan bagi mereka yang melaksanakannya. Tradisi yang dipercaya dapat membersihkan dan mensucikan diri dan hati, kemudian sebagai bentuk mengekspresikan rasa syukur dan suka cita dalam menyambut bulan suci ramadhan. sebagai suatu peristiwa yang penting atau khusus bagi masyarakat Minang yang harus dirayakan. Dan yang terakhir sebagai suatu momen untuk menjalin keakraban dan rajutan silaturahmi dengan bermaaf-maafan untuk membebaskan diri dari dosa antar sesama keluarga, tetangga ataupun kerabat dekat. Kata kunci : Tradisi Mandi Balimau, Pemaknaan Tradisi, Interaksi Simbolik

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Drs. Nasarudin Siregar, M.Si, Pembimbing II: Ratna Puspita, S.Sos., M.Si
Subjects: Ilmu Sosial > Multikultural
Ilmu Sosial > Komunikasi
Divisions: Fakultas Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Soraya, PermanikaUNSPECIFIED
Depositing User: Ludfia
Date Deposited: 06 Mar 2020 03:04
Last Modified: 06 Mar 2020 03:04
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1994

Actions (login required)

View Item View Item