Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Institutional Repositories

Herdiono, Herdiono (2016) Menurunkan Biaya Detention dengan Analisis Kelayakan Pembelian Peti Kemas Pada PT. Xyz. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img]
Preview
Text (Cover - Daftar Isi)
201210215320_Herdiono_Cover - Daftar Gambar.pdf

Download (29MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
201210215320_Herdiono_BAB I.pdf

Download (770kB) | Preview
[img] Text (BAB II, III, IV)
201210215320_Herdiono_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (BAB V)
201210215320_Herdiono_BAB V.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
201210215320_Herdiono_Daftar Pustaka.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text (Lampiran)
201210215320_Herdiono_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Logistik merupakan kegiatan pendukung operasional yang ada pada PT. XYZ, terutama yang berhubungan dengan kegiatan produksi. PT. XYZ memproduksi unit mobil baik penjualan dalam negeri atau domestik hingga luar negeri atau ekspor dengan bekerjasama dengan pemasok dalam dan luar negeri. Untuk itu dibutuhkan logistik dengan biaya yang efisien. Pada proses import part terdapat biaya abnormal yaitu peti kemas menetap lebih dari batas waktu yang ditentukan oleh pelayaran yaitu 14 hari dari pelabuhan, hal ini menyebabkan meningkatnya biaya operasional yang disebabkan biaya detention. Berdasarkan rata-rata detention selama 6 bulan yang secara kalkulasi melebihi harga pembelian satu unit peti kemas, untuk itu penulis mengusulkan pembelian peti kemas guna mengurangi biaya detention yang akan terjadi pada bulan berikutnya dengan melakukan Studi Kelayakan Bisnis menggunakan analisis keuangan dengan pendekatan, metode total cost, Break Even Point (BEP), total revenue analisis dan profitabilitas indeks. Metode yang digunakan untuk menentukan jumlah pembelian peti kemas menggunakan metode peramalan single moving average, dimana diperoleh pembelian peti kemas sejumlah 8 unit, dengan rata-rata dalam satu bulan jumlah hari detention dari perhitungan berdasarkan kategori denda detention adalah 36 hari. Sedangkan analisa total cost didapatkan penurunan biaya detention perbulan adalah Rp 36,097,602. Hasil dari analisa Break Even Point (BEP) pengembalian investasi keseluruhan didapatkan pada bulan ke tujuh. Perhitungan total revenue didapatkan hasil pembelian delapan peti kemas sebesar Rp 433,171,222 pertahun. Hasil perhitungan indeks profitabilitas dalam setahun adalah lebih besar dari 1 (satu) dengan jumlah 1.8 dalam setahun. Berdasarkan analisa diatas dapat disimpulkan pembelian peti kemas sejumlah 8 unit layak dilaksanakan dengan penurunan biaya detention sebesar Rp 36,097,602 per bulan. Kata kunci: detention, studi kelayakan, peti kemas

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Pembimbing I : Denny Siregar ST.,M.Sc., Pembimbing II : Apriyani ST.,MT.
Subjects: Manajemen > Manajemen Produksi
Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Industri
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Doni Alfianthoro
Date Deposited: 31 Aug 2017 02:57
Last Modified: 31 Aug 2017 02:57
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/584

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year