Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Institutional Repositories

Suryati, Adelina (2011) Pengaruh Account Receivable Dan Account Payable Terhadap Implikasi Perpajakan Pada PT. Indopack Pratama- Amcor Asia. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
200710315001_Adelina_Suryati_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
201410315124_Adelina_Suryani_BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB II, II, IV)
200710315001_Adelina_Suryati_BAB II, III, IV .pdf
Restricted to Registered users only

Download (18MB)
[img] Text (BAB V)
200710315001_Adelina_Suryati_BAB V.pdf

Download (775kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
200710315001_Adelina_Suryati_Daftar Pustaka.pdf

Download (538kB)
[img] Text (Lampiran)
200710315001_Adelina_Suryati_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Pajak sebagai salah satu sumber pendapatan Negara di Indonesia, salah satu jenis pajak yang dikenakan oleh Pemerintah adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pajak Pertambahan Nilai merupakan pajak yang dikenakan atas penggunaan atau penyerahan barang/jasa kena pajak di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak. Perusahaan yang menjadi objek penelitian ini adalah perusahaan Manufacturing yang bergerak dibidang pembuatan karton box. Penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif, sedangkan untuk mengetahui pengaruh antara variable bebas (X) dan variabel terikat (Y) dalam penelitian ini menggunakan metode Statistik Koefisien Korelasi Ganda, analisis korelasi parsial, uji f, uji t, uji normalitas, dan uji asumsi klasik regresi. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh piutang dan hutang terhadap implikasi perpajakan yaitu pajak keluaran dan pajak masukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapatnya pengaruh yang sangat kuat atau besar sekali antara piutang dan hutang terhadap implikasi perpajakan yaitu pajak keluaran dan pajak masukan, terbukti dari hasil korelasi 0,999 atau 99,9%. Dan dari hasil penelitian kuantitatif bahwa perusahaan dalam pembuatan faktur pajak standar khususnya untuk penjualan kredit berbedanya saat penyerahan barang kena pajak atau menundanya satu bulan (UU PPN no. 18 Tahun 2000), sedangkan untuk UU PPN no. 42 Tahun 2009 perusahaan dalam pembuatan faktur pajaknya sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk pajak masukan salah satu cara yang biasa perusahaan lakukan dalam suatu periode masa pajak masukan yaitu pemberian pisah batas, jika pada masa pajak tersebut lebih besar pembelian daripada penjualan. Tidak ditemukan keterlambatan dalam penyetoran dan pelaporan PPN pada SPT Masa PPN.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ilmu Sosial > Ekonomi > Akuntansi
Ilmu Sosial > Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Admin Repositori
Date Deposited: 05 May 2021 06:44
Last Modified: 05 May 2021 06:44
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/8903

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year