Janet, Mizi (2019) Berita Aksi 22 Mei Dalam Media Alternatif (Studi Analisis Framing terhadap Vice Indonesia dan Mojok.co). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.
Text (Cover-Daftar Isi)
201510415140_Mizi Janet_Cover-Daftar Isi.pdf Download (1MB) |
|
Text (BAB I)
201510415140_Mizi Janet_BAB I.pdf Download (431kB) |
|
Text (BAB II, III, IV)
201510415140_Mizi Janet_BAB II, III, IV.pdf Restricted to Registered users only Download (587kB) |
|
Text (BAB V)
201510415140_Mizi Janet_BAB V.pdf Download (175kB) |
|
Text (Daftar Pustaka)
201510415140_Mizi Janet_Daftar Pustaka.pdf Download (303kB) |
|
Text (Lampiran)
201510415140_Mizi Janet_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Pemilihan Presiden 2019 diwarnai oleh Aksi penolakan massa terhadap hasil perhitungan KPU, yang secara resmi memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf atas Prabowo-Sandi. Aksi ini dinamakan sebagai Aksi 22 Mei. Media massa memiliki peran penting dalam perkembangan isu Aksi 22 Mei di ruang publik. Kondisi ini mendorong media untuk melakukan konstruksi terhadap Aksi 22 Mei dalam pemberitaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Frame yang dibangun oleh Media Alternatif. Penelitian ini menggunakan Analisis Framing Robert N. Entman sebagai metode analisis isi. Entman memandang Framing dalam empat skema, yakni Define Problems, Diagnose Causes, Moral Judgement, dan Treatment Recommendation. Paradigma dalam penelitian ini adalah konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan, yang menjadi subjek penelitian ini adalah Media Alternatif Vice Indonesia dan Mojok.co. Vice Indonesia dan Mojok.co memiliki segmentasi audiens muda, sehingga cara keduanya mengkonstruk Aksi 22 Mei dan membuat berita diasumsikan dapat mempengaruhi audiens muda mereka. Untuk itu, penelitian ini bermaksud melihat Frame yang dibangun Vice Indonesia dan Mojok.co terhadap Aksi 22 Mei, dalam pemberitaan mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Vice Indonesia membangun Frame Aksi 22 Mei sebagai masalah politik dan hukum, sedangkan Mojok.co melihat Aksi 22 Mei sebagai kasus hukum akibat kerusuhan. Vice Indonesia menonjolkan Oposisi sebagai aktor dan penyebab masalah, sedangkan Mojok.co menonjolkan Oposisi sebagai aktor intelektual dan Kelompok Bersenjata sebagai penyebab masalah. Kata Kunci: Framing, Media Alternatif, Aksi 22 Mei
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Framing, Media Alternatif, Aksi 22 Mei |
Subjects: | Ilmu Sosial > Komunikasi |
Divisions: | Fakultas Komunikasi > Ilmu Komunikasi |
Depositing User: | Raden Ola Triana |
Date Deposited: | 09 Jun 2020 01:55 |
Last Modified: | 09 Jun 2020 01:55 |
URI: | http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/2569 |
Actions (login required)
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year