Usulan Perbaikan Cacat Retak Produk Holder Brake Hose IPA F5886 Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis Pada Proses Stamping Dies di PT.XYZ

Dieon, Saputro (2018) Usulan Perbaikan Cacat Retak Produk Holder Brake Hose IPA F5886 Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis Pada Proses Stamping Dies di PT.XYZ. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201210215215_Dieon Saputro_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB I)
201210215215_Dieon Saputro_BAB I.pdf

Download (408kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201210215215_Dieon Saputro_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
201210215215_Dieon Saputro_BAB V.pdf

Download (178kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201210215215_Dieon Saputro_Daftar Pustaka.pdf

Download (74kB)
[img] Text (Lampiran)
201210215215_Dieon Saputro_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

PT.XYZ merupakan produk komponen otomotif yang berkembang dan berkualitas. Perusahaan ini bergerak di bidang metal stamping, press brake, welding, palte spring, dies maker, metal printing, PE/PVC coating, wait painting. Permasalahan utama yang dihadapi pada produk Holder Brake Hose IPA F5886 adalah cacat pada produk dengan jenis cacat retak, cacat baret, cacat penyok, dan cacat karat pada proses stamping dies, masalah pokok utama adalah cacat retak yang disebabkan salah perhitungan pada ukuran clearance dan ukuran radius pada proses Bending. Penelitian ini menggunakan beberapa alat bantu seven tools, metode FMEA (failure mode and effect analysis), Diagram alir Value added and non Value added, Mapping process IPO (Input-Process-Output), RPN Risk Priority Number. Di dapat nilai total cacat sebesar 7.79% dari 4 jenis cacat, karena penelitian ini berfokus pada cacat retak 4.31% dan cacat baret 2.12% maka untuk menurunkan total cacat retak dan baret dengan standar perusahaan 1.39%. RPN tertinggi disebabkan WI (work intructions) dengan nilai 48, ukuran clearance besar 84 dan kecil 96, ukuran radius besar 70 dan kecil 80, area mesin kotor 56, sehingga RPN terbesar perlu menjadi prioritas awal untuk ditanggulangi untuk mencari solusi perbaikan. Kata kunci : Prioritas Defect, Seven Tools, Diagram alir VA & NVA, Mapping Procces IPO, FMEA, RPN.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I: Drs. Solihin, MT, Pembimbing II: Murwan Widyantoro, S.Pd., MT
Subjects: Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Industri
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Raden Ola Triana
Date Deposited: 12 Mar 2019 06:01
Last Modified: 12 Mar 2019 06:01
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1619

Actions (login required)

View Item View Item