Dyadic Coping Sebagai Prediktor Kepuasan Pernikahan Pada Remaja yang Menikah di Wilayah Bekasi.

Siti, Maimunah (2018) Dyadic Coping Sebagai Prediktor Kepuasan Pernikahan Pada Remaja yang Menikah di Wilayah Bekasi. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
201410515036_Siti Maimunah_Cover-Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
201410515036_Siti Maimunah_BAB I.pdf

Download (532kB)
[img] Text (BAB II, III, IV)
201410515036_Siti Maimunah_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (754kB)
[img] Text (BAB V)
201410515036_Siti Maimunah_BAB V.pdf

Download (155kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
201410515036_Siti Maimunah_Daftar Pustaka.pdf

Download (303kB)
[img] Text (Lampiran)
201410515036_Siti Maimunah_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (473kB)

Abstract

Dyadic Coping Sebagai Prediktor Kepuasan Pernikahan Pada Remaja yang Menikah di Wilayah Bekasi. Kepuasan pernikahan merupakan tujuan dari setiap pasangan yang menikah yaitu pernikahan yang bahagia yang didasari rasa cinta, sayang, saling pengertian, merupakan kunci terciptanya kepuasan dalam pernikahan. Faktor yang mempengaruhi dari kepuasan pernikahan salah satunya yaitu dengan tingginya tingkat Dyadic Coping pada pasangan remaja yang menikah, karena Dyadic Coping merupakan proses interpersonal yang dilakukan kedua pasangan untuk menghadapi konflik pernikahan. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kuantitatif dengan metode analisa korelasional dan regresi dengan sampel remaja yang menikah muda di Wilayah Bekasi. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah metode non-probability sampling dan teknik purposive sampling dengan sampel penelitian sebanyak 100 subjek. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi antara Dyadic Coping dengan kepuasan pernikahan sebesar r=0,537 dan p=0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Dyadic Coping dengan Kepuasan Pernikahan. Semakin tinggi (positif) Dyadic Coping remaja yang menikah, maka semakin tinggi kepuasan pernikahan dan begitu pula sebaliknya, semakin rendah (negatif) Dyadic Coping remaja yang menikah maka semakin rendah kepuasan pernikahan. Nilai koefisiensi positif menunjukkan pengaruh positif dimana kenaikan satu variabel lain akan menaikkan skor variabel lainnya. Diperoleh nilai R sebesar 0,537 sedangkan nilai R square sebesar 0,289. Menunjukkan bahwa sumbangan efektif Dyadic Coping terhadap kepuasan pernikahan sebesar 28,9% sedangkan 71,1% sisanya dipengaruhi variabel lain. Hal ini menunjukkan bahwa Dyadic Coping sebagai prediktor kepuasan pernikahan. Pada remaja yang menikah di Wilayah Bekasi. Kata kunci: Dyadic Coping, Kepuasan Pernikahan, Remaja

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Ditta Febrieta, S.Psi., MA
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Raden Ola Triana
Date Deposited: 05 Apr 2019 06:35
Last Modified: 05 Apr 2019 06:35
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/1758

Actions (login required)

View Item View Item