Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Institutional Repositories

Astuti, Widiya (2020) Resiliensi Penderita Gagal Ginjal yang Mengikuti Terapi Cuci Darah/ Hemodialisa. Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text
201510515116_Widiya Astuti_Cover - daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text
201510515116_Widiya Astuti_BAB I.pdf

Download (548kB)
[img] Text
201510515116_Widiya Astuti_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
201510515116_Widiya Astuti_BAB V.pdf

Download (288kB)
[img] Text
201510515116_Widiya Astuti_Daftar Pustaka.pdf

Download (115kB)
[img] Text
201510515116_Widiya Astuti_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi dan dinamika psikologis pada penderita gagal ginjal yang mengikuti terapi cuci darah/ hemodialisa. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang yang mengikuti terapi cuci darah/ hemodialisa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif fenomenologi. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan data dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan proses penemuan resiliensi berawal dari saat subjek terdiagnosa sebagai penderita gagal ginjal yang mengikuti terapi cuci darah, dan subjek memberikan penolakan terhadap proses terapi cuci darah tersebut. Subjek lalu menemukan titik balik untuk mau mengikuti terapi cuci darah dengan melewati berbagai proses yang telah diberikan yang membuat subjek mengambil sikap positif dan dapat menyesuaikan dengan kondisinya saat ini. Resiliensi yang ditemukan setelah melewati penderitaan melalui dorongan dari keluarga. Sumber yang mempengaruhi resiliensi juga di dapatkan melalui motivasi yang ada pada dirinya untuk tetap bertahan dengan kondisi saat ini. Gambaran resiliensi subjek tergambar melalui regulasi emosi dan impuls kontrol yang dimiliki subjek dalam melakukan tindakan mengikuti aturan yang telah di tetapkan untuknya. Optimisme dan keyakinan diri juga menggambarkan resiliensi subjek, karena dengan optimisme dan keyakinan diri akan memberikan harapan yang baik dan akan menuntunnya untuk tetap melakukan terapi cuci darah/ hemodialisa untuk mencapai kehidupan yang lebih sehat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Repositori
Date Deposited: 02 Feb 2023 11:06
Last Modified: 02 Feb 2023 11:06
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/18595

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year