Hubungan Antara Motivasi Kerja dengan Disiplin Pegawai (Studi Korelasional tentang Hubungan Antara Motivasi Kerja dengan Disiplin Pegawai Bagian Sekertariat Utama Badan Narkotika Nasional Pusat)

Putri, Widyastuti (2016) Hubungan Antara Motivasi Kerja dengan Disiplin Pegawai (Studi Korelasional tentang Hubungan Antara Motivasi Kerja dengan Disiplin Pegawai Bagian Sekertariat Utama Badan Narkotika Nasional Pusat). Undergraduate thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img]
Preview
Text (Cover - Daftar Isi)
201210515005_Putri Widyastuti_Cover - Daftar Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
201210515005_Putri Widyastuti_BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (Bab II, III, IV)
201210515005_Putri Widyastuti_BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img]
Preview
Text (Bab V)
201210515005_Putri Widyastuti_BAB V.pdf

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
201210515005_Putri Widyastuti_Daftar Pustaka.pdf

Download (456kB) | Preview
[img] Text (Lampiran)
201210515005_Putri Widyastuti_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15MB)

Abstract

Metode yang dipergunakan adalah metode kuantitatif, populasi sekertariat utama berjumlah 200 orang dengan mengambil sampel 132 diambil dari tabel morgan, analisis data menggunakan produk momen pearson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan korelasi pearson antara variabel motivasi kerja dengan disiplin pegawai sebesar 0,488 dan hasil korelasi motivasi ekstrinsik dengan disiplin pegawai yaitu 0,476 lebih besar dibanding korelasi motivasi intrinsik dengan disiplin pegawai 0,401 maka dapat disimpulkan motivasi ekstrinsik yang lebih mempengaruhi disiplin pegawai pada bagaian sekertariat utama badan narkotika nasional. Selanjutnya nilai positif artinya terjadi hubungan positif yaitu jika motivasi kerja meningkat maka disiplin pegawai juga semakin tinggi. Tingkat signifikansi pengujian menggunakan uji dua sisi dengan tingkat signifikansi a = 5% maka didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yaitu sangat signifikan. Ho diterima jika signifikansi > 0.05 dan Ho ditolak jika signifikansi < 0,05, karena nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka Ho ditolak artinya bahwa “Ada hubungan antara motivasi kerja dengan disiplin pegawai”. Saran untuk pihak instansi dapat meningkatkan lagi pengawasan kedisiplinan pegawai seperti memperhatikan lagi sistem reward dan punishment secara tegas. Menurut peneliti hal tersebut dapat meningkatkan lagi motivasi kerjanya sehingga kecil kemungkinan melakukan tindak pelanggaran disiplin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing I : Dr. Tatie Soeranti M.M., Psikolog, Pembimbing II : Andreas Corsini Widya Nugraha M.A
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Doni Alfianthoro
Date Deposited: 20 Feb 2017 07:58
Last Modified: 09 Mar 2017 02:53
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/325

Actions (login required)

View Item View Item