Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Institutional Repositories

Rustiawan, Uung (2009) Analisis Hubungan Motivasi Kerja dan Budaya Organisasi dengan Kinerja Pegawai, Studi Pada Koperasi Taksi Indonesia Jakarta. Masters thesis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

[img] Text
2001961086_Uung Rustiawan_Magister Manajemen_2009.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (51MB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dan budaya organisasi dengan kinerja pegawai Koperasi Taksi Indonesia. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh pegawai tetap Kantor Pusat Koperasi Taksi Indonesia yang berjumlah 79. Sampel penelitian menggunakan sampel jenuh yaitu jumlah sampel yang mewakili populasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif seperti tabulasi silang dan analisis rentang skala serta korelasi Rank Spearman yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen yang dilanjutkan dengan uji t sebagai pengujian hipotesis. Keseluruhan pengolahan dan analisis data menggunakan bantuan progras SPSS versi 15.0. Melalui hasil analisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai. Hasil korelasi parsial didapat nilai r hitung sebesar 0,759. Nilai korelasi ini tergolong kuat (> 0,600) dan memiliki nilai positif sehingga dapat dikatakan pola hubungan antara motivasi dengan kinerja adalah searah. Artinya, semakin tinggi motivasi akan semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Dari tiga faktor motivasi yaitu kebutuhan berprestasi (need of achievement), kebutuhan untuk memperluas pergaulan (need of affiliation) dan kebutuhan untuk menguasai sesuatu (need of power) memperlihatkan bahwa kebutuhan berprestasi memiliki korelasi dominan sebesar 0,744, disusul kebutuhan kekuasaan sebesar 0,690, dan yang terakhir adalah kebutuhan sosial dengan korelasi parsial sebesar 0,644. Lebih lanjut, memperhatikan pembentukan hubungan di atas, ternyata terjadi secara signifikan, hal ini ditunjukkan oleh nilai Sig. yang lebih kecil dibanding nilai 0,05 (0,000 <0,05). Secara parsial budaya organisasi memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja pegawai. Hasil korelasi parsial didapat nilai r hitung sebesar 0,608. Nilai korelasi ini tergolong kuat (> 0,600) dan memiliki nilai positif sehingga dapat dikatakan pola hubungan antara budaya organisasi dengan kinerja adalah searah. Artinya, semakin tinggi budaya organisasi akan semakin tinggi pulakinerja yang dihasilkan. Dari hasil korelasi parsial diketahui bahwa faktor orientasi sarana/hasil merupakan faktor dominan dalam kaitannya dengan kinerja. Disusul faktor penyatuan unit dengan korelasi sebesar 0,547, faktor kriteria ganjaran dengan korelasi parsial sebesar 0,504, faktor fokus pada sistem terbuka dengan korelasi parsial sebesar 0,442, dan faktor toleransi konflik dengan korelasi sebesar 0,402.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing I: Prof. Drs. Koesparmono Irsan, SH., MBA., MM., Pembimbing II: Dr. Edison Panjaitan.
Subjects: Manajemen > Manajemen SDM
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Manajemen
Depositing User: Admin Administrator Administrator
Date Deposited: 09 Jun 2026 01:34
Last Modified: 09 Jun 2026 01:34
URI: http://repository.ubharajaya.ac.id/id/eprint/39736

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year